Crossing the Blues
Showing posts with label Goliath. Show all posts
Showing posts with label Goliath. Show all posts
Oh sayang
Satu, dua, tiga coba dengarkanlah aku
Itu dia hanya kekasih dari temanku
Jadi mengapa kau cemburu

Berulang kali ku coba jelaskan padamu
Bahwa dihatiku hanyalah ada dirimu
Jadi berhentilah cemburu
Ku tak mau bila kau begitu

Dia itu hanya satu dari sahabatku
Sayang dihatiku hanyalah ada dirimu
Jadi berhentilah cemburu
Ku tak mau bila kau begitu

Jangan cinta bila tak percaya
Lama-lama aku bisa gila
Dari dulu kau selalu begitu
Aduh, aduh ampun

Bukan ku tak percaya
Jelas aku curiga
Mengapa fikiranku selalu sama
Tiap aku bertanya semua hanya alasan
Yang itu itu saja

Jangan cinta bila tak percaya
Lama-lama aku bisa gila
Dari dulu kau selalu begitu
Aduh, aduh ampun

Jangan cinta bila tak percaya
Lama-lama aku bisa gila
Dari dulu kau selalu begitu
Aduh, aduh ampun

Jangan cinta bila tak percaya
Lama-lama aku bisa gila
Kalau mau kau saja yang selingkuh
Aduh, aduh ampun
Aduh ampun


Aku hanyalah orang
Yang tiada arti dihidupku ini
Tapi aku berjanji
Bahagiakanmu sepanjang nafasku

Karena aku telah menodai
Kesucian diri yang engkau miliki
Dan ku pasti akan menjagamu
Untuk selamanya sehidup semati

Aku bisa mengerti
Orang tuamu ingin yang terbaik untukmu
Tapi aku berjanji
Bahagiakanmu disisa waktuku

Karena aku telah menodai
Kesucian diri yang engkau miliki
Dan ku pasti akan menjagamu
Untuk selamanya sehidup semati

Iya aku telah kau nodai
Kesucian ini yang aku miliki
Dan ku harap engkau menjagaku
Untuk selamanya sehidup semati

Karena aku telah menodai
Kesucian diri yang engkau miliki
Dan ku pasti akan menjagamu
Untuk selamanya sehidup semati

Karena aku telah menodai
Kesucian diri yang engkau miliki
Dan ku pasti akan menjagamu
Untuk selamanya sehidup semati


Bisa saja kau bilang pada diriku
Jangan, jangan, jangan permainkan cintaku padamu
Tapi kini kau malah bohongi aku
Kau bermain dibelakangku, kau khianati aku

Ku selalu turuti apa maumu
Berharap itu bisa menjadi yang terbaik

Susah memang susah jadi pacarmu
Bingung, aku bingung dengan sikapmu
Hidup sudah susah tambah mikirin kamu
Bingung, aku makin bingung

Sungguh tega, tega dirimu bohongi aku
Kau bermain dibelakangku kau khianati aku

Ku selalu turuti apa maumu
Berharap itu bisa menjadi yang terbaik

Susah memang susah jadi pacarmu
Bingung, aku bingung dengan sikapmu
Hidup sudah susah tambah mikirin kamu
Bingung, aku makin bingung
Bingung, bingung, bingung

Susah memang susah jadi pacarmu
Bingung, aku bingung dengan sikapmu
Hidup sudah susah tambah mikirin kamu
Bingung, aku makin bingung
Bingung, aku makin bingung


Bila ada didekatmu
Detak dadaku mengencang
Pesona indah di dirimu
Buat ku mabuk kepayang

Jalan panjang yang kita lalui
Bukanlah sebatas mimpi
Baru kini ku merasakan
Jatuh cinta sesungguhnya

Kau membuat jantung berdebar
Tubuhku bergetar
Saat dengar bisikanmu kasih
Senyummu selalu dihati
Sabarlah menanti
Ku kan bawa kau pergi

Cerita cinta para pujangga
Tak seindah kisah cinta kita
Dan takan ada yang bisa
Merangkainya dalam kata-kata

Kau membuat jantung berdebar
Tubuhku bergetar
Saat dengar bisikanmu kasih
Senyummu selalu dihati
Sabarlah menanti
Ku kan bawa kau
Ku kan bawa kau pergi


Saat aku jalan berdua denganmu
Malam minggu yang sangat kelabu
Aku tak bisa berikan kamu
Ini itu yang kamu mau

Aku diam dan tersipu malu
Sungguh pening jadi kepalaku
Karena tak bisa berikan kamu

Bukan aku tak ingin memanjakanmu
Bukan aku tak ingin bahagiakanmu
Tetapi ku harus jujur padamu
Dikantong tinggal seribu

Sungguh aku tak ingin kecewakanmu
Aduh aku, kini ku jadi malu
Tetapi mau bagaimana lagi
Dikantong tinggal seribu

Saat aku jalan berdua denganmu
Malam minggu yang sangat kelabu
Aku tak bisa berikan kamu
Jangan raut wajahmu menjadi murung

Bukan aku tak ingin memanjakanmu
Bukan aku tak ingin bahagiakanmu
Tetapi ku harus jujur padamu
Dikantong tinggal seribu

Sungguh aku tak ingin kecewakanmu
Aduh aku, kini ku jadi malu
Tetapi mau bagaimana lagi
Dikantong tinggal seribu

Bukan aku tak ingin memanjakanmu
Dikantong tinggal seribu
Oh sedihnya..


Dulu waktu umurku belasan tahun sudah
Aku pernah ingin merasakan apa itu cinta

Tapi ku tak tahu bagaimana 'tuk memulai
Kadang ada perasaan yang tak bisa kujelaskan
Lirik sini lirik sana oh senangnya

Aku suka dia sama dia juga suka
Tapi kenapa sih mama bilang kalau ini cinta monyet
Oh padahal hatiku sering deg-degan
Saat ku dengan si dia iyih masa cinta ini cinta monyet

Tapi ku tak tahu bagaimana tuk memulai
Kadang ada perasaan yang tak bisa kujelaskan
Lirik sini aku coba lirik sana oh senangnya

Aku suka dia sama dia juga suka
Tapi kenapa sih mama bilang kalau ini cinta monyet(nyet)
Padahal hatiku sering deg-degan
Saat ku dengan si dia iyih masa cinta ini cinta monyet

Aku suka dia sama dia juga suka
Tapi kenapa sih mama bilang kalau ini cinta monyet
Oh padahal hatiku sering deg-degan
Saat ku dengan si dia iyih masa cinta ini cinta monyet
Monyet dong


Dari dulu sudah sering ku katakan
Apa benar kau masih ingin 'tuk bertahan
Rela-rela kau bilang kau sungguh rela
Untuk setia menanti aku disana

Ternyata dirimu mulai goyah
Tak sabar sampai menunggu ku bisa
Untuk memintamu

Hidup ini mahal bila difikirkan
Cari makan untuk sebulan
Menabung sulit apalagi sampai
Ku harus melamar

Sayang sudah susah jadi tambah susah
Tolong sabar sebentar saja
Bila berjanji ku pasti tepati
Asal kau menanti

Aku tahu berat beban yang kau rasakan
Sungguh tak kan dirimu ku sia-siakan
Mengapa dirimu mulai goyah
Tak sabar sampai menunggu ku bisa




Ku pergi hanya sebentar saja
Bukannya untuk menjauhimu
Mencoba 'tuk cari bagaimana
Baiknya untuk berdua

Setelah ku putuskan kembali
'tuk pulang mencarimu kekasih
Tetapi kau bukan dirimu lagi
Kau telah jauh berubah

Apakah kau sudah temukan yang baru

Reff:
Tolong jangan kau katakan kau suka
Jangan-jangan kau pikirkan egomu saja
Aku masih disini
Biar kau tahu betapa sulitnya aku
Selama ini cintai kamu
Aku masih denganmu

Cobalah kau ingat kembali
Masa masa indah denganku
Dan jujur apakah semua
Kini sudah terlambat

Ataukah kau sudah temukan yang baru

Back to Reff: 2x